Saturday, August 22, 2015

Calhaj Bukan Gagal Berangkat Tapi Tertunda karena Visa, Menag Minta Maaf

Beberapa jemaah haji Indonesia gelombang pertama belum bisa berangkat ke Tanah Suci karena terkendala visa. Menteri Agama menyadari hal itu dan menyampaikan permohonan maafnya.

"Sebelumnya kami minta maaf, kami merasa empati dengan jamaah yang tertunda karena belum mendapat visa," kata Menag Lukman Hakim Saifuddin seperti detikcom kutip dari situs Kemenag.go.id, Sabtu (22/8/2015).

Menag menjelaskan hal ini terjadi karena perubahan pengurusan visa, dengan penerapan sistem e-haj yang diberlakukan untuk semua negara. Ujung-ujungnya pengurusan visa menjadi lebih makan waktu.

"Dengan sistem e-hajj, proses pemvisaan setiap jamaah haji harus detail datanya, baik  penerbangan, pemondokan dan lain-lain. Ini sedikit menyulitkan, tapi tahun-tahun depan lebih mudah," ujarnya.

Pihaknya, menurut Menag, terus mendorong pembuatan visa. Jemaah yang namanya sudah masuk daftar terbang tahun ini tetap akan berangkat ke Tanah Suci.

"Kita harapkan dalam hitungan hari selesai," katanya.

Dalam catatan detikcom ada 7 jemaah kloter pertama asal embarkasi Medan, 31 jemaah kloter pertama asal embarkasi Surabaya, dan 68 jemaah dari 3 kloter pertama embarkasi Solo yang tertunda keberangkatannya karena visa. Jumlah ini kemungkinan bisa bertambah bila mengingat banyaknya kloter di setiap embarkasi yang masih harus diberangkatkan 

No comments:

Post a Comment