Proses penggusuran bangunan di bantaran kali di Kampung Pulo, Jatinegara,Jakarta Timur masih berlanjut. Sejumlah alat berat terlihat meratakan sisa-sisa bangunan rumah warga yang terkena normalisasi Kali Ciliwung.
Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) terlihat berjaga-jaga di sepanjang lahan pemukiman warga Kampung Pulo.
"Hari ini Satpol PP ada 60 orang, polisi ada 100 orang dan dari TNI ada 20 orang. Tim gabungan itu buat jaga-jaga kalau ada warga yang protes lagi," kata salah satu petugas Satpol PP yang tidak mau disebutkan namanya di lokasi penggusuran, Selasa (25/8).
Petugas itu mengatakan tiap hari bertugas dari pagi sampai sore menjaga proses normalisasi kali Ciliwung tersebut. "Mulainya tadi sekitar pukul 9.30 WIB sampai jam 4 sore kita jaga. Abis itu baru pada pulang," katanya.
Tak tanggung-tanggung, Pemprov DKI Jakarta menurunkan sejumlah alat berat untuk mempercepat normalisasi kawasan bantaran kali di sepanjang Kampung Pulo. "Kemarin sih ada 6 alat berat backhoe yang dioperasiin di sini," imbuhnya.
Dari pantauan merdeka.com sejumlah alat berat dikerahkan untuk meratakan sisa bangunan yang ada di Kampung Pulo.
Sebagian warga memang sudah meninggalkan lokasi penggusuran ke rusun, hanya ada beberapa warga yang mengambil sisa-sisa bangunan yang dianggap masih bisa dimanfaatkan.
Ada juga alat berat yang sedang memasang pancang beton (paku bumi) di batas bantaran kali Ciliwung. Proses tersebut menjadi tontonan masyarakat yang melewati Kampung Pulo. Meski begitu arus lalu lintas terlihat lancar. "Gara-gara Ahok nih," cetus salah satu warga yang ikut menonton.
Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) terlihat berjaga-jaga di sepanjang lahan pemukiman warga Kampung Pulo.
"Hari ini Satpol PP ada 60 orang, polisi ada 100 orang dan dari TNI ada 20 orang. Tim gabungan itu buat jaga-jaga kalau ada warga yang protes lagi," kata salah satu petugas Satpol PP yang tidak mau disebutkan namanya di lokasi penggusuran, Selasa (25/8).
Petugas itu mengatakan tiap hari bertugas dari pagi sampai sore menjaga proses normalisasi kali Ciliwung tersebut. "Mulainya tadi sekitar pukul 9.30 WIB sampai jam 4 sore kita jaga. Abis itu baru pada pulang," katanya.
Tak tanggung-tanggung, Pemprov DKI Jakarta menurunkan sejumlah alat berat untuk mempercepat normalisasi kawasan bantaran kali di sepanjang Kampung Pulo. "Kemarin sih ada 6 alat berat backhoe yang dioperasiin di sini," imbuhnya.
Dari pantauan merdeka.com sejumlah alat berat dikerahkan untuk meratakan sisa bangunan yang ada di Kampung Pulo.
Sebagian warga memang sudah meninggalkan lokasi penggusuran ke rusun, hanya ada beberapa warga yang mengambil sisa-sisa bangunan yang dianggap masih bisa dimanfaatkan.
Ada juga alat berat yang sedang memasang pancang beton (paku bumi) di batas bantaran kali Ciliwung. Proses tersebut menjadi tontonan masyarakat yang melewati Kampung Pulo. Meski begitu arus lalu lintas terlihat lancar. "Gara-gara Ahok nih," cetus salah satu warga yang ikut menonton.
No comments:
Post a Comment