Saturday, September 5, 2015

Akhir Pekan, Menteri Susi Rapat Bersama Pengusaha dan Pejabat

Akhir Pekan, Menteri Susi Rapat Bersama Pengusaha dan Pejabat
Jakarta -Sejak pagi tadi, Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti sudah sibuk menghadiri pertemuan dengan pengusaha. Pertemuan tersebut membahas soal kebijakan perlindungan nelayan, pembasmian pencurian ikan (illegal fishing), hingga pengembangan pulau-pulau terdepan Indonesia.

Usai pertemuan tertutup dengan sejumlah pengusaha perikanan dan perkapalan itu, Susi langsung menggelar rapat bersama semua pejabat eselon I Kementerian Kelautan dan Perikanan. Semua acara Susi dilakukan di Hotel Grand Hyatt, Jakarta, Sabtu (5/9/2015).

"Tadi hari ini Ibu ada 2 acara. Pertama ketemu CEO, para investor, dan tokoh pengusaha terkemuka. Itu dikoordinasi ibu Shinta Sukamdani. Pengusaha ingin tahu kira-kira kebijakan ibu seperti apa dalam menata sektor kelautan perikanan. Banyak bercerita bagaimana penangan IUU fishing, bagaimana beliau melakukan itu untuk menjaga stok ikan. Setelah ada stok ikan, ibu mengundang investor bersama-sama membangun Indonesia," kata Syarif, di Hotel Hyatt, Jakarta, Sabtu (5/9/2015).

Susi saat pertemuan itu kemudian mengajak para pengusaha lokal untuk berpartisipasi membangun industri perikanan. "Pengusaha bisa berpartisipasi. Tadi yang hadir dari lintas sektor. Ada pengusaha kapal, pelayaran dari pengusaha tepung ikan, dan pengusaha ikan," sebut Syarif.

Usai pertemuan dengan pengusaha, Susi langsung menggelar pertemuan tertutup dengan para Pejabat Eselon I KKP. Pertemuan tersebut merumuskan dan menindaklanjuti hasil diskusi dengan pengusaha. Pertemuan yang dimulai pukul 12.30 WIB ini berakhir pada pukul 14.50 WIB. Susi sendiri langsung meninggalkan lokasi hotel dengan terburu-buru tanpa berkomentar apapun.

"Rapat di sana kemudian bertemu di sini. Ibu arahkan 14 September nanti. Kita buat desk konsultasi untuk pelaku usaha di Indonesia dan dunia. Ini loh profil bisnis kelautan perikanan. Silakan kalau tertarik kalau tertarik," ujar Syarif.

No comments:

Post a Comment