Thursday, September 10, 2015

HNW: Harusnya Fadli Zon Kritik Trump Rasis dan Tak Adil ke Umat Islam

HNW: Harusnya Fadli Zon Kritik Trump Rasis dan Tak Adil ke Umat Islam

Pertemuan Pimpinan DPR dengan Donald Trump dinyatakan membahas investasi. Namun MPR memandang Novanto dan jajaran juga harus menyampaikan kritik ke Donald Trump.

Rombongan DPR yang bertemu Trump digawangi oleh Ketua DPR Setya Novanto dan Wakil Ketua DPR Fadli Zon. Mereka bertemu Trump dengan difasilitasi pengusaha Hary Tanoesoedibjo.

"Seharusnya Pak Fadli menyampaikan secara balance (seimbang), ada bisnis dengan Hary Tanoe, tetapi mestinya beliau juga menyampaikan opini di Indonesia yang menilai dia (Trump) rasis dan tidak adil dengan umat Islam," kata Wakil Ketua MPR Hidayat Nur Wahid di Gedung Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (10/9/2015).

Sosok Trump dipersepsi sebagai tokoh kontroversial yang menjadi kandidat Calon Presiden Amerika Serikat. Trump dinilai bersikap rasis, berpandangan miring kepada imigran, dan bertendensi anti-Islam.

"Sewajarnya, dalam konteks Indonesia, semestinya yang memang mendapat apresiasi publik adalah tokoh yang sejalan dengan kita. Yakni tokoh yang menolak diskriminasi, penjajahan, dan antirasisme," kata Hidayat mengkritisi.

Apalagi, lanjut mantan Presiden PKS ini, Indonesia ditempati oleh beragam etnis dan mayoritasnya beragama Islam. Maka sikap Trump yang diopinikan cenderung rasis itu harus disorot oleh Novanto dan Fadli, dan disampaikan saat pertemuan di Trump Tower.

"Soal apakah itu sudah disampaikan ke Trump, saya nggak tahu," kata Hidayat.

Terlepas dari perkataan Hidayat, saat pertemuan konferensi pers berlangsung di Trump Tower, Novanto ditanyai Trump soal apakah orang-orang Indonesia menyukai Trump. Dan Novanto menjawab dengan tersenyum, "Yes, highly." 

No comments:

Post a Comment