Ahok – Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menyarankan kepada semua penghuni Rumah Susun Sederhana Sewa Pesakih, Daan Mogot, Cengkareng, Jakarta Barat, menjaga kesehatan dengan mengurangi konsumsi nasi agar tidak kena diabetes.
“Makan kalau bisa kurangin makan nasi, sebetulnya dan lebih banyak makan sayuran,” ujar Ahok di Rusunawa Pesakih, Kamis (17/9/2015).
Ahok telah menginstruksikan kepada Kepala Dinas Perumahan dan Gedung Pemda DKI Jakarta Ika Lestari Adji untuk menanam sayuran dengan cara hidroponik di seluruh rusun yang tersebar di Jakarta.
“Ibu Ika ingin mengembangkan hidroponik tanam sayuran di setiap rusun. Inget jangan banyak makan nasi, makan lebih banyak sayur, supaya panjang umur,” kata Ahok.
Ahok juga berpesan kalau warga sakit jangan membeli obat secara sembarangan.
“Dan lebih penting lagi, sakit pusing jangan ke warung beli obat cap singa, jadi jangan sembarangan makan obat. Langsung makan bisa-bisa kena stroke. Lebih baik turun ke bawah tensi, ambil darah, (pada dokter atau perawat di rusun). Jadi pola hidup sehat seperti ini harus dilakukan,” kata Ahok. [Suara.com]
“Dibukanya gerai Samsat di lima kantor kecamatan juga wujud Pemprov DKI Jakarta untuk memberikan kemudahan layanan kepada warga dalam membayar pajak kendaraan bermotor,” ujar Basuki, saat meresmikan secara simbolik pelayanan PKB di Kantor Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara, Jumat (18/9).
Kelima kantor kecamatan yang telah memiliki pelayanan untuk PKB yaitu Kantor Kecamatan Penjaringan (Jakarta Utara), Kantor Kecamatan Pasar Minggu (Jakarta Selatan), Kantor Kecamatan Kebon Jeruk (Jakarta Barat), Kantor Kecamatan Pegadungan (Jakarta Timur) dan Kantor Kecamatan Kemayoran (Jakarta Pusat).
Menurut Basuki, keberadaan gerai Samsat di lima kantor kecamatan DKI merupakan kerjasama dengan Ditlantas Polda Metro Jaya, Jasa Raharja dan Bank DKI. Sehingga masyarakat bisa dengan mudah dan cepat melakukan pengurusan PKB dan pengesahan STNK. “Keberadaan gerai Samsat di kantor-kantor kecamatan juga berdampak pada peningkatan penerimaan pajak kendaraan bermotor,” ucap Basuki.
Gerai Samsat di lima kantor kecamatan tersebut, sebagai awal sebelum pada Januari 2016 diperluas ke seluruh kecamatan yang ada di DKI Jakarta. Pelayanan yang diberikan gerai Samsat di kecamatan, yaitu pengesahan STNK dan pembayaran pajak kendaraan bermotor yang memiliki masa tempo pajak 1 tahun. Sedangkan untuk wajib pajak badan, perusahaan atau kendaraan pribadi yang lebih dari 1 tahun, pelayanan tetap dilakukan di kantor Samsat induk.
Dalam acara peresmian tersebut, hadir pula Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Tito Karnavian, Kepala Dinas Pelayanan Pajak DKI Agus Bambang Setiowidodo dan Direktur Utama Bank DKI Kresno Sediarsi. [Beritajakarta]
No comments:
Post a Comment