Menko Polhukam Luhut Panjaitan marah. Dia menyampaikan bahwa pemerintah akan menghukum perusahaan yang lalai dalam kasus pembakaran lahan.
"Kita juga sudah berkoordinasi dengan kepolisian. Tidak ada kompromi dengan masalah ini. Akibat ulah dari mereka ini jutaan orang kena saluran pernapasan akut. Saya mempertaruhkan repurtasi saya untuk ini. Ini tidak akan terulang," kata Luhut di Jakarta, Rabu (16/9/2015).
"Tadi pagi sudah dilaporkan oleh Pak Kapolri sudah ada 2-3 perusahaan yang akan segera diumumkan," imbuh Luhut.
Dia juga menyampaikan penegak hukum tidak akan kompromi dengan perusahaan pelanggar aturan yang lahannya terbakar.
"Saya juga mengatakan bahwa Kapolri dan Jaksa Agung untuk tak kompromi dengan masalah ini," tegas dia.
Menko Polhukam Luhut Panjaitan menegaskan sikap pemerintah yang akan menghukum perusahaan pemilik konsesi yang lahannya terbakar. Luhut menegaskan, bencana asap sudah dalam taraf yang berbahaya.
"Saya ulangi mem-blacklist. Catat dan umumkan, memblacklist. Direksinya, komisarisnya, dan pemilik lahan itu akan di-blacklist," kata Luhut di Jakarta, Rabu (16/9/2015).
Menurut Luhut, soal lahan ini adalah masalah nasional. Luhut juga sudah melapor ke presiden.
"Itu masalah nasional dan kita anggap sudah sampai pada titik yang sangat membahayakan. Tadi malam juga saya telah melaporkan ke presiden. Bahwa kita akan mengambil tindakkan tegas. Saya ulangi tindakkan tegas, terhadap pemilik daripada konsesi-konsesi tadi," urai dia.
"Kita juga sudah berkoordinasi dengan kepolisian. Tidak ada kompromi dengan masalah ini. Akibat ulah dari mereka ini jutaan orang kena saluran pernapasan akut. Saya mempertaruhkan repurtasi saya untuk ini. Ini tidak akan terulang," kata Luhut di Jakarta, Rabu (16/9/2015).
"Tadi pagi sudah dilaporkan oleh Pak Kapolri sudah ada 2-3 perusahaan yang akan segera diumumkan," imbuh Luhut.
Dia juga menyampaikan penegak hukum tidak akan kompromi dengan perusahaan pelanggar aturan yang lahannya terbakar.
"Saya juga mengatakan bahwa Kapolri dan Jaksa Agung untuk tak kompromi dengan masalah ini," tegas dia.
Menko Polhukam Luhut Panjaitan menegaskan sikap pemerintah yang akan menghukum perusahaan pemilik konsesi yang lahannya terbakar. Luhut menegaskan, bencana asap sudah dalam taraf yang berbahaya.
"Saya ulangi mem-blacklist. Catat dan umumkan, memblacklist. Direksinya, komisarisnya, dan pemilik lahan itu akan di-blacklist," kata Luhut di Jakarta, Rabu (16/9/2015).
Menurut Luhut, soal lahan ini adalah masalah nasional. Luhut juga sudah melapor ke presiden.
"Itu masalah nasional dan kita anggap sudah sampai pada titik yang sangat membahayakan. Tadi malam juga saya telah melaporkan ke presiden. Bahwa kita akan mengambil tindakkan tegas. Saya ulangi tindakkan tegas, terhadap pemilik daripada konsesi-konsesi tadi," urai dia.
No comments:
Post a Comment