Monday, December 28, 2015

Ahok Resmikan RPTRA Meruya Utara: Kalau Tidak Dibantu CSR Lama Selesai

 Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahja Purnama (Ahok) meresmikan Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) di Meruya Utara, Jakarta Barat. RPTRA ini dibangun dengan bantuan dana corporate social responsibility (CSR) perusahaan swasta. 

"Selamat datang Bapak, selamat datang Bapak!" teriak anak-anak SD yang menyambut Ahok di lokasi acara peresmian. Mereka berbaris di sepanjang jalan sambil mengibarkan bendera. Ada seorang anak laki-laki memberikan satu buket bunga kepada Ahok yang datang didampingi istrinya, Veronica Tan.

RPTRA ini dibangun dengan dana CSR dari perusahaan swasta PT Metropolitan Kentjana. Menurut Ahok, jika tak menggunakan bantuan CSR, realisasinya akan semakin lama. 

"Sangat berterima kasih kalau tidak ada CSR bisa bergerak lebih lambat. Tahun depan kita ingin 150 lagi RPTRA, kalau pakai komponen kami bisa Rp 3 miliar," kata Ahok saat sambutan di Kompleks Labrata, Meruya Utara, Jakarta Barat, Selasa (29/12/2015)

Proyek ini dibangun di atas tanah seluas 550 meter persegi milik Pemprov DKI dengan biaya Rp 998 juta. RPTRA ini dilengkapi fasilitas perpustakaan, ruang PKK, ruang laktasi, lapangan futsal mini, lapangan multiguna, tempat bercocok tanam, area kompos, jogging track, amphitheater, dan jalur pedestrian.

"Begitu kita gunakan CSR dapat harga Rp 500 juta, kami sudah minta kontraktor yang kerjakan (untuk) ikut lelang. Kami mematok harga yang lebih rendah, ini penghematan uang negara," ujar mantan politisi Gerindra ini.

Tahun ini ia menargetkan 63 RPTRA dibangun di Jakarta dan pada 2016 akan ditambah 150 lokasi lagi. Pembangunan RPTRA ini memiliki filosofi sederhana, yaitu sebagai tempat berbagi dan sosialisasi di antara warga.

"Selama ini masyarakat butuh lokasi yang tidak perlu bayar. Bapak Ibu bayar pajak, ini adalah bagian yang dikembalikan oleh pemerintah. Menginap di hotel, dipungut 10 persen pajak, jadi uang inilah yang kami kembalikan untuk masyarakat. Tempat ini harus jadi tempat berkumpul dari janin sampai lansia," pungkas Ahok. 

No comments:

Post a Comment