Monday, December 28, 2015

Anggota DPR Herman Hery: Rakyat Saya Keberatan AKBP Albert Menyita Miras

Anggota DPR Herman Hery memberi penjelasan soal ancaman dan makian kepada AKBP Albert Neno, perwira polisi dari Dit Resnarkoba Polda NTT. Politisi PDIP yang duduk di Komisi Hukum DPR ini menyampaikan yang berbicara dengan AKBP Albert adalah stafnya. Dia tidak tahu apa yang dibicarakan. Menurut Herman juga, dia mendapat aduan dari warga yang keberatan miras dagangan mereka disita polisi.

"Rakyat saya merasa keberatan AKBP Albert Neno menyita barang dagangan miliknya," jelas Herman yang juga anggota DPR dapil NTT ini saat dikonfirmasi detikcom, Selasa (29/12/2015).

Masih menurut Herman staf dia bernama Ronny itu menelepon pada Jumat 25 Desember malam.

"Atas dasar itu, saya memerintahkan staf khusus saya, saudara Ronny, staf saya, dengan menggunakan telepon saya untuk mengundang saudara AKBP Albert Neno agar bertemu dengan saya guna memberikan penjelasan terkait keberatan masyarakat tersebut," jelasnya.

"Kenapa saya suruh staf saya, karena saya sedang menerima banyak tamu malam itu. Soal pembicaraan staf saya dengan AKBP Albert, saya tidak tahu. Saya mendapat laporan Albert marah, dengan mengatakan "apa urusannya!"," tutur Hery.

Sementara menurut AKBP Albert, penyitaan dilakukan sesuai dengan program kepolisian di seluruh Indonesia yang melakukan operasi penyakit masyarakat atau Pekat terkait pengamanan Natal. Operasi itu berakhir pada 20 Desember lalu.

AKBP Albert juga menyampaikan dalam pembicaraan telepon itu ada ancaman dan makian. Hingga akhirnya dia melapor ke Polda NTT. 

No comments:

Post a Comment