Monday, December 14, 2015

Pesan Luhut untuk 17 Anggota MKD: Jangan Karena Freeport Kita Berkelahi!

Kehadiran Menkopolhukam Luhut Pandjaitan dalam memberi kesaksian di sidang MKD membawa suasana berbeda. Jika pada sidang sebelumnya ada kesan pelapor atau saksi disudutkan, kali ini justru anggota MKD yang 'diberi kuliah' oleh Luhut.

Baca juga: Luhut: Jangan Mengadili Orang Seolah Kita yang Paling Benar

Luhut memberi pesan bahwa jangan sampai kasus yang disidangkan oleh MKD ini hanya membuat negara gaduh. Banyak urusan yang harus diselesaikan ke depan. Soal salah dan benar menurut Luhut bisa diselesaikan tanpa kegaduhan.

"Saya terus terang kita jangan bermain-main yang merugikan bangsa. Saya ingin sampaikan kepada yang mulia semua, jangan karena Freeport kita berkelahi. Masih banyak pekerjaan kita ke depan," ucap Luhut dalam sidang di MKD gedung DPR, Jakarta, Senin (14/12/2015).

"Jangan kita terpecah, bermusuhan atau ada ambisi seseorang di dalamnya. Itu saja, dan itu pesan saya. Waktu akan berjalan, cepat atau lambat akan ketahuan dan kita lihat apakah bulan ini, bulan depan, tahun depan," imbuhnya.

Baca juga: Begini Jawaban Luhut Saat Diminta MKD DPR Hadirkan Reza Chalid ke Persidangan

Pernyataan Luhut itu disampaikan karena ada pertanyaan dari anggota MKD Ahmad Bakri soal apakah Luhut bisa membantu MKD menghadirkan Reza Chalid dan rekaman yang saat ini ada di kejaksaan Agung.

"Saya akan tanya kepada kepolisian dan saya akan tanya Jaksa Agung," jawab Luhut.

Baca juga: Luhut Ungkap di Sidang MKD Soal Pertemuan dengan Bos Freeport di AS

Dalam persidangan itu, Luhut mengaku tak tahu soal pertemuan Novanto yang membahas Freeport termasuk rekaman dan isinya. Luhut hadir di MKD karena hanya ingin memberi klarifikasi.

"Saya hanya ingin mengklarifikasi posisi saya (dalam kasus Novanto -red)," kata Jenderal Purnawirawan TNI itu.

No comments:

Post a Comment