Upaya Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR meminta ponsel berisi rekaman 'papa minta saham' ke Kejaksaan Agung (Kejagung) tak berbuah hasil. Pemilik ponsel yakni Presiden Direktur PT Freeport Indonesia Maroef Sjamsoeddin lewat Kejagung menolak memberikan ponsel itu.
Anggota DPR dari Fraksi Partai Demokrat, Ruhut Sitompul, memaklumi gagalnya MKD mendapat ponsel yang berisi rekaman 'papa minta saham' itu. Soalnya, menurut Ruhut, MKD memang sudah tak bisa dipercaya.
"Yang enggak mau memberikan rekaman itu Mareof Sjamsoeddin," kata Ruhut saat berbincang, Kamis (10/12/2015).
Ruhut menyatakan MKD tak bisa dipercaya lagi. Hanya ada sedikit orang di MKD yang masih dipercaya Ruhut bisa menjaga integritasnya.
"Kalau aku dari dulu, kapan gua (saya) percaya? Yang saya percaya di MKD adalah dua kader kami (Demokrat), Junimart Girsang (Wakil Ketua MKD dari PDIP), dan mungkin cuma lima hingga enam orang," ujar Ruhut.
Selain segelintir penggawa MKD, sisanya tak lagi bisa dipercaya integritasnya, khususnya dalam mengusut kasus dugaan pelanggaran etika Ketua DPR Setya Novanto itu. Soalnya, menurut Ruhut, MKD sudah 'masuk angin'. Apa yang dimaksud dengan 'masuk angin'?
"Yang lain sudah masuk angin. Ya aku enggak tahu. Kau tanya saja ke rumput yang bergoyang," kelakar Ruhut misterius.
Anggota DPR dari Fraksi Partai Demokrat, Ruhut Sitompul, memaklumi gagalnya MKD mendapat ponsel yang berisi rekaman 'papa minta saham' itu. Soalnya, menurut Ruhut, MKD memang sudah tak bisa dipercaya.
"Yang enggak mau memberikan rekaman itu Mareof Sjamsoeddin," kata Ruhut saat berbincang, Kamis (10/12/2015).
Ruhut menyatakan MKD tak bisa dipercaya lagi. Hanya ada sedikit orang di MKD yang masih dipercaya Ruhut bisa menjaga integritasnya.
"Kalau aku dari dulu, kapan gua (saya) percaya? Yang saya percaya di MKD adalah dua kader kami (Demokrat), Junimart Girsang (Wakil Ketua MKD dari PDIP), dan mungkin cuma lima hingga enam orang," ujar Ruhut.
Selain segelintir penggawa MKD, sisanya tak lagi bisa dipercaya integritasnya, khususnya dalam mengusut kasus dugaan pelanggaran etika Ketua DPR Setya Novanto itu. Soalnya, menurut Ruhut, MKD sudah 'masuk angin'. Apa yang dimaksud dengan 'masuk angin'?
"Yang lain sudah masuk angin. Ya aku enggak tahu. Kau tanya saja ke rumput yang bergoyang," kelakar Ruhut misterius.
No comments:
Post a Comment