Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama bersama anak PAUD di RPTRA Karet Tengsin, Jakarta, Rabu (30/12/2015).
Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama mengatakan, ibu-ibu pembina di pos pelayanan terpadu (posyandu) ataupun anggota PKK adalah orang yang paling cocok menjabat sebagai ketua RT/RW.
Sebab, lanjut dia, ketua RT/RW mesti mengenal lingkungannya dan menjadi orangtua bagi warga setempat.
"Kalau ketua RT/RW enggak peduli, saya bilang berhentikan saja. Ganti dengan RT/RW yang dari ibu-ibu PKK atau posyandu," kata Basuki, di Balai Kota, Senin (25/1/2016).
Menurut dia, hal yang terpenting di Jakarta adalah seorang pemerhati. Basuki menginginkan ketua RT/RW itu dapat berperan sebagai pemerhati lingkungan wilayahnya.
Ketua RT/RW itu harus dapat mengawasi warganya melalui ruang publik terpadu ramah anak (RPTRA) yang telah dibangun.
"Di sana ada CCTV-nya, kan kelihatan anak-anak kurang gizi atau cukup gizi, dan kekurangan gizi itu bukan kejadian satu atau dua hari lho, itu bertahun-tahun sebetulnya. Nah, ketua RT harus tahu persis (anak kurang gizi)," kata Basuki.
No comments:
Post a Comment