Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama menyebut Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta sudah menyiapkan lahan seluas ribuan meter persegi untuk warga Tambora, Jakarta Barat. Basuki berharap mereka mau direlokasi dan rumahnya tidak lagi terbakar.
"Kami sudah dapat tanah (luasnya) 7.000 apa 8.000 meter persegi di Tambora," kata Basuki seusai peresmian Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) Anggrek, Bintaro, Jakarta Selatan, Rabu (20/1/2016).
Basuki mengatakan, Pemprov DKI segera membayar lahan tersebut dan dibangun rumah susun sekelas apartemen. Rusun itu akan dibangun setinggi 16 lantai.
"Setelah itu, baru kami tawarkan ke warga mau enggak mereka pindah," kata Basuki.
Jika warga Tambora antusias pindah ke rusun itu, lanjut dia, Pemprov DKI akan membangun rusun di lahan lainnya. Basuki kembali menawarkan konsep pembelian lahan warga dan dibayar 1,5 kali.
Sebelumnya, lima orang tewas pada kebakaran di kawasan permukiman di Jalan Jembatan Besi RT/RW 05/02, Kelurahan Jembatan Besi, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat, Selasa (19/1/2016).
Kebakaran diduga disebabkan hubungan pendek arus listrik. Sebanyak 20 rumah tinggal terbakar dengan 80 kepala keluarga meliputi 400 jiwa terdampak.
Dua puluh tujuh unit mobil pemadam kebakaran dan api dapat dipadamkan oleh petugas sekitar pukul 03.30 WIB.
"Kami sudah dapat tanah (luasnya) 7.000 apa 8.000 meter persegi di Tambora," kata Basuki seusai peresmian Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) Anggrek, Bintaro, Jakarta Selatan, Rabu (20/1/2016).
Basuki mengatakan, Pemprov DKI segera membayar lahan tersebut dan dibangun rumah susun sekelas apartemen. Rusun itu akan dibangun setinggi 16 lantai.
"Setelah itu, baru kami tawarkan ke warga mau enggak mereka pindah," kata Basuki.
Jika warga Tambora antusias pindah ke rusun itu, lanjut dia, Pemprov DKI akan membangun rusun di lahan lainnya. Basuki kembali menawarkan konsep pembelian lahan warga dan dibayar 1,5 kali.
Sebelumnya, lima orang tewas pada kebakaran di kawasan permukiman di Jalan Jembatan Besi RT/RW 05/02, Kelurahan Jembatan Besi, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat, Selasa (19/1/2016).
Kebakaran diduga disebabkan hubungan pendek arus listrik. Sebanyak 20 rumah tinggal terbakar dengan 80 kepala keluarga meliputi 400 jiwa terdampak.
Dua puluh tujuh unit mobil pemadam kebakaran dan api dapat dipadamkan oleh petugas sekitar pukul 03.30 WIB.
No comments:
Post a Comment