Tuesday, February 9, 2016

Teman Ahok Yakin Kumpulkan 1 Juta KTP, Begini Hitung-hitungannya

Teman Ahok yakin bisa mengumpulkan 1 juta KTP dukungan untuk Gubernur DKI incumbent Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). Sejumlah strategi sudah disiapkan agar target tercapai.

Teman Ahok diketahui mengumpulkan KTP dukungan untuk Ahok pada Juni 2015. Sejak awal, targetnya sudah tinggi, 1 juta KTP dukungan pada akhir Mei 2016.

Mungkinkah target itu tercapai?

Juru bicara Teman Ahok, Amalia Ayuningtyas, optimistis target itu tercapai. Dia menjelaskan, setiap bulannya, Teman Ahok menerima 90 ribu KTP dukungan.

"Per minggu minimal 22 ribu KTP," ujar Amalia saat dihubungi, Selasa (9/2/2016).

Dukungan itu didapat dari posko-posko yang dibuka di titik-titik keramaian. Teman Ahok memang membuka posko di mal-mal dan pusat-pusat keramaian lainnya.

Jika pola perolehan 90 ribu dukungan per bulan stabil, maka, hingga Mei 2016, Teman Ahok akan mengumpulkan 990 ribu KTP dukungan. Artinya, masih kurang 10 ribu KTP dukungan dari 1 juta KTP yang disyaratkan Ahok.

Masih yakin bisa mencapai target?

Amalia mengatakan Teman Ahok sudah menyiapkan tambahan posko-posko baru. Dari 128 posko yang ada sekarang, akan bertambah jadi 150 posko dalam waktu dekat. Amalia mengatakan makin banyak warga DKI yang ingin mendukung Ahok.

"Lagi diusahakan untuk menambah posko dan menambah relawan, karena sekarang lagi banyak banget yang mau bergabung," papar Amalia.

Seperti diberitakan sebelumnya, hingga awal bulan Februari 2016 ini, atau 8 bulan dari dimulainya pengumpulan, Teman Ahok sudah berhasil mengumpulkan 678.749 KTP dukungan. Kemungkinan, kata Amalia, di akhir bulan Teman Ahok bisa mengumpulkan 750 ribu KTP, atau lebih banyak 30 ribu dari pola 90 ribu KTP per bulan.

Hingga ke bulan Mei 2016, Teman Ahok masih punya PR 321.251 ribu fotokopi KTP. Jika diasumsikan target 750 ribu di akhir bulan Februari tercapai, berarti tinggal 250 ribu KTP dukungan dengan sisa waktu 3 bulan. Artinya, Teman Ahok hanya perlu mengumpulkan 83 ribu KTP dukungan, lebih rendah dari pola yang terjadi selama ini.

"Kami yakin akhir bulan Mei ini sudah satu juta," pungkas Amalia.

Soal 1 juta KTP ini, memang seolah disyaratkan oleh Ahok untuk menjadi modal dirinya maju di Pilgub DKI 2017 sebagai cagub independen. Jika syarat itu terpenuhi, Ahok baru merasa yakin maju sebagai calon independen.

"Kayaknya sih kalau (KTP dukungan) terkumpul sejuta ya maju independen," kata Ahok, hari ini.

Syarat minimal dukungan KTP untuk calon independen di Pilgub DKI diprediksi 532 ribu KTP, berdasarkan pada data Daftar Pemilih Pilgub DKI 2012. Pendaftaran untuk calon independen akan dibuka pada Agustus 2016. 

Gubernur Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) baru berani maju independen jika sudah mengantongi dukungan 1 juta fotocopy KTP warga DKI. Mampukah Teman Ahok mewujudkannya?

Saat ini sudah ada 678.749 KTP dukungan yang berhasil dikumpulkan Teman Ahok. Berarti masih kurang 321.251 ribu fotokopi KTP lagi.

Jubir Teman Ahok Amalia Ayuningtyas yakin target 1 juta KTP untuk Ahok akan tercapai di akhir bulan Mei 2016, sesuai target awal komunitasnya. Dia yakin akhir bulan Februari 2016 ini dukungan sudah tembus angka 750 ribu KTP.

"Insya Allah akhir Februari ini sudah bisa 750 ribu," ujar Amalia saat dihubungi, Selasa (9/2/2016).

Amalia Ayuningtyas
Sebenarnya syarat minimal untuk Ahok melaju lewat jalur independen hanya 532 ribu KTP, yang berarti sudah terlampaui. Namun Ahok dan Teman Ahok ingin memastikan dukungan sebanyak sejuta dulu sebelum deklarasi pencalonan sebagai cagub.

"Kayaknya sih kalau (KTP dukungan) terkumpul sejuta ya maju independen," kata Ahok, hari ini.

Sementara Ahok mengumpulkan KTP, penantang-penantangnya terus bermunculan. Mulai dari Ridwan Kamil yang digadang-gadang PKS, Sandiaga Uno yang ditunjuk Prabowo sebagai cagub Gerindra, Abraham 'Lulung' Lunggana yang kerap menyatakan tantangan, dan terbaru adalah Yusril Ihza Mahendra yang yakin bisa menang lawah Ahok jika head to head.

Pendaftaran cagub DKI independen akan dibuka bulan Agustus 2016, lebih cepat dibanding calon dari parpol. 

No comments:

Post a Comment