Abraham Lunggana berniat maju Pilkada DKI Jakarta secara independen, jika PPP kubu Djan Faridztak bisa ikut Pilkada DKI 2017 nanti.
Seperti Gubernur DKI Jakarta yang memiliki relawan "TemanAhok", Ketua DPW PPP DKI Jakarta itu membentuk Jaringan Suka Haji Lulung (JSHL).
"Saya akan maju di jalur independen kalau PPP tak bisa ikut Pilkada," kata Lulung kepada Kompas.com di ruangannya, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Selasa (8/3/2016).
Jaringan Suka Haji Lulung (JSHL), kata Lulung, bertugas untuk mengumpulkan Kartu Tanda Penduduk (KTP) untuk jalur independen.
Saat ini, lanjut Lulung, dia bersama Jaringan Suka Haji Lulung sudah bergerak. Salah satunya untuk mengadakan pertemuan dengan tokoh ulama, PPP, masyarakat Betawi dan organisasi masyarakat lainnya untuk mendukung dirinya maju di jalur independen.
"Mudah-mudahan kita bisa lari cepat karena semua bergerak," ujar Lulung.
Politisi PPP ini melanjutkan, batas waktu Lulung untuk memutuskan jadi ikut dalam Pilkada DKI yakni pada bulan Juni 2016. Jika tercapai syarat KTP untuk Pilkada, maka ia akan maju.
Di sisi lain, ia juga berharap agar persoalan PPP bisa selesai, dan partainya bisa ikut berkoalisi.
"Ini (independen) sisi alternatif. Karena partai saya dizalimi," ujar Lulung.
Seperti Gubernur DKI Jakarta yang memiliki relawan "TemanAhok", Ketua DPW PPP DKI Jakarta itu membentuk Jaringan Suka Haji Lulung (JSHL).
"Saya akan maju di jalur independen kalau PPP tak bisa ikut Pilkada," kata Lulung kepada Kompas.com di ruangannya, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Selasa (8/3/2016).
Jaringan Suka Haji Lulung (JSHL), kata Lulung, bertugas untuk mengumpulkan Kartu Tanda Penduduk (KTP) untuk jalur independen.
Saat ini, lanjut Lulung, dia bersama Jaringan Suka Haji Lulung sudah bergerak. Salah satunya untuk mengadakan pertemuan dengan tokoh ulama, PPP, masyarakat Betawi dan organisasi masyarakat lainnya untuk mendukung dirinya maju di jalur independen.
"Mudah-mudahan kita bisa lari cepat karena semua bergerak," ujar Lulung.
Politisi PPP ini melanjutkan, batas waktu Lulung untuk memutuskan jadi ikut dalam Pilkada DKI yakni pada bulan Juni 2016. Jika tercapai syarat KTP untuk Pilkada, maka ia akan maju.
Di sisi lain, ia juga berharap agar persoalan PPP bisa selesai, dan partainya bisa ikut berkoalisi.
"Ini (independen) sisi alternatif. Karena partai saya dizalimi," ujar Lulung.
No comments:
Post a Comment