Wednesday, August 12, 2015

Ahok gandeng BPN urus pembebasan lahan untuk proyek MRT

Pemprov DKI menggandeng Badan Pertanahan Nasional (BPN), untuk membantu pembebasan lahan untuk proyek Mass Rapid Transit (MRT). Hal ini ditandai dengan pertemuan antara Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), dengan Kepala BPN DKI Zulkifli Ansori di Balai Kota DKI Jakarta.

"Kalau pembebasan (lahan), kami sangat tergantung pada BPN," ujar Ahok di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (12/8).

Ahok mengakui, sejumlah kendala di lapangan terkait pembebasan lahan masih kerap terjadi. Hal itu yang membuatnya sempat mengeluarkan ide, agar sektor pertanahan juga bisa berada di bawah wewenang Pemprov DKI Jakarta.

Selain itu, Ahok juga menjelaskan jika peran BPN dan pengadilan sangat penting dalam mengurus masalah konsinyasi. Karena hal itu merupakan perjanjian, di mana pihak yang memiliki barang menyerahkan sejumlah barang kepada pihak tertentu, untuk dijual kembali dengan imbalan komisi.

"Kalau semua di BPN, kami enggak bisa kontrol. Kalau dia enggak mau bantu, kami mau apa. Makanya, kami sangat tergantung pada BPN. Kalau BPN di lapangannya terlambat, udah susah kami. Tapi BPN minta jawaban kami. Saling menuduh ini. Nah, maka kami temuin aja, coba dengerin," pungkasnya.

No comments:

Post a Comment