Gubernur DKI Jakarta Basuki "Ahok" Tjahaja Purnama ikut merasa senang ketika ratusan tenaga honorer II diangkat menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) DKI. Sebab, lanjut dia, kebanyakan pegawai negeri yang bekerja keras adalah tenaga honorer. Selain itu, honorer telah mengabdi di Pemprov DKI hingga puluhan tahun.
"Saya ikut senang, saya mengerti sekali perjuangan saudara. Uang habis, harus siapkan dokumen sana-sini. Saya rasakan suka cita dan senangnya saudara-saudara," kata Basuki, saat memberi SK Gubernur pengangkatan CPNS, di Blok G Balai Kota, Selasa (25/8/2015).
Basuki berpesan agar mereka tetap bekerja dengan baik. Selain itu, ia juga meminta CPNS tidak melakukan kecurangan-kecurangan. Mantan Bupati Belitung Timur itu juga mengimbau CPNS tidak tergoda untuk menyalahgunakan anggaran DKI.
"Makanya sekarang sudah jadi CPNS jangan malas. Pengalaman saya (jadi bupati) di Belitung Timur, waktu jadi guru honorer rajin, begitu jadi PNS kurang ajar karena merasa tidak mungkin dipecat," kata Basuki.
Pemprov DKI Jakarta mengangkat sebanyak 4.602 orang tenaga honorer kategori II menjadi CPNS di lingkungan Pemprov DKI Jakarta berdasarkan hasil seleksi. Namun dari jumlah tersebut baru 233 tenaga honorer yang mendapat SK CPNS. Sedikitnya masih ada 4.369 orang tenaga honorer kategori II yang masih dalam proses penetapan Nomor Induk Pegawai (NIP).
Basuki berpesan agar mereka tetap bekerja dengan baik. Selain itu, ia juga meminta CPNS tidak melakukan kecurangan-kecurangan. Mantan Bupati Belitung Timur itu juga mengimbau CPNS tidak tergoda untuk menyalahgunakan anggaran DKI.
"Makanya sekarang sudah jadi CPNS jangan malas. Pengalaman saya (jadi bupati) di Belitung Timur, waktu jadi guru honorer rajin, begitu jadi PNS kurang ajar karena merasa tidak mungkin dipecat," kata Basuki.
Pemprov DKI Jakarta mengangkat sebanyak 4.602 orang tenaga honorer kategori II menjadi CPNS di lingkungan Pemprov DKI Jakarta berdasarkan hasil seleksi. Namun dari jumlah tersebut baru 233 tenaga honorer yang mendapat SK CPNS. Sedikitnya masih ada 4.369 orang tenaga honorer kategori II yang masih dalam proses penetapan Nomor Induk Pegawai (NIP).
No comments:
Post a Comment