Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) ternyata pernah bercita-cita ingin menjadi pasukan pengibar bendera pusaka (Paskibraka). Namun impiannya pupus lantaran dirinya tidak memenuhi syarat.
"Dulu saya ingin ikut jadi anggota Paskibraka, tapi tidak pernah terpilih," ujar Ahok saat mengukuhkan Tim Paskibraka DKI di Balai Kota, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Jumat (14/8/2015).
Ahok menceritakan, meski tingginya sudah memenuhi syarat, tapi tetap saja dia tidak lolos terpilih menjadi anggota Paskibraka.
"Tapi sekarang jadi pembinanya. Harusnya yang berdiri di sini lebih mungkin jadi inspektur atau pembina upacara," kata dia tertawa.
Dalam kesempatan itu, di hadapan 54 siswa-siswi terpilih dari SMA yang tersebar dalam enam wilayah Ibu Kota, Ahok mengingatkan pentingnya generasi muda memupukkan kembali jiwa patriotisme. Tidak dengan cara otot, melainkan dengan otak dan mental.
"Saya ikut bangga dan ada sedikit iri juga kepada saudara karena bisa berdiri di sini," sambungnya.
Ahok juga berpesan agar mereka sebagai generasi penerus bangsa mengubah kehidupan Indonesia menjadi lebih baik lagi. Salah satunya dengan memutus rantai korupsi seperti yang banyak terjadi saat ini.
"Saya tidak bisa ulang lagi waktu terus berjalan. Maka saya ingin generasi penerus kami tidak melakukan kesalahan dan kebodohan seperti yang kami lakukan," tutup dia.
"Dulu saya ingin ikut jadi anggota Paskibraka, tapi tidak pernah terpilih," ujar Ahok saat mengukuhkan Tim Paskibraka DKI di Balai Kota, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Jumat (14/8/2015).
Ahok menceritakan, meski tingginya sudah memenuhi syarat, tapi tetap saja dia tidak lolos terpilih menjadi anggota Paskibraka.
"Tapi sekarang jadi pembinanya. Harusnya yang berdiri di sini lebih mungkin jadi inspektur atau pembina upacara," kata dia tertawa.
Dalam kesempatan itu, di hadapan 54 siswa-siswi terpilih dari SMA yang tersebar dalam enam wilayah Ibu Kota, Ahok mengingatkan pentingnya generasi muda memupukkan kembali jiwa patriotisme. Tidak dengan cara otot, melainkan dengan otak dan mental.
"Saya ikut bangga dan ada sedikit iri juga kepada saudara karena bisa berdiri di sini," sambungnya.
Ahok juga berpesan agar mereka sebagai generasi penerus bangsa mengubah kehidupan Indonesia menjadi lebih baik lagi. Salah satunya dengan memutus rantai korupsi seperti yang banyak terjadi saat ini.
"Saya tidak bisa ulang lagi waktu terus berjalan. Maka saya ingin generasi penerus kami tidak melakukan kesalahan dan kebodohan seperti yang kami lakukan," tutup dia.
No comments:
Post a Comment