Thursday, August 13, 2015

Copot Wali Kota, Ahok Mengaku Dikirimi Kata-kata Rasial

 Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama mengaku pernah menerima kiriman kata-kata yang bersifat rasial. Hal ini diterima Basuki ketika ia memutuskan untuk mencopot Syamsuddin Noor dari jabatan Wali Kota Jakarta Selatan.  

"Ada yang kirim kata-kata rasis ke saya, 'Anda sudah copot Wali Kota kami. Padahal, kami sudah kerja keras seperti kuli di toko China'. Hubungannya apa dengan saya?" kata Basuki dengan nada suara tinggi saat melantik Tri Kurniadi sebagai Wali Kota Jakarta Selatan di Balai Kota, Kamis (13/8/2015).  

Pada kesempatan itu, Basuki juga menegaskan tidak akan pandang bulu ketika memindahkan, bahkan mencopot jabatan seseorang. 

Jika pejabat itu tidak berkinerja baik dan mencuri uang rakyat, Basuki memastikan segera mencopotnya. 

"Enggak ada alasan. Jangan coba-coba menantang saya. Saya enggak takut. Saya ini memang arogan, tetapi arogan demi uang rakyat," kata pria yang biasa disapa Ahok itu.  

Untuk Jakarta Selatan, Basuki meminta wali kota serta semua aparat untuk bertindak lebih tegas, misalnya untuk pembebasan lahan program pembangunan mass rapid transit (MRT) koridor Lebak Bulus-Bundaran Hotel Indonesia. 

Jika kesulitan, kata Basuki, aparat terkait harus segera melapor kepadanya. "Jakarta Selatan ini keterlaluan. Dari dulu permasalahan kesulitan MRT selalu saja trase. Kalau kesulitan, lapor ke kami saja," kata Basuki.

No comments:

Post a Comment