Kondisi kesehatan Wakil Presiden Jusuf Kalla mengalami kelelahan dan harus beristirahat di RSCM Kencana, Jakarta Pusat. Tim Dokter Kepresidenan menyebut kondisi JK saat ini baik dan kemungkinan bisa pulang dari RS besok.
"Kondisi beliau baik. Mungkin besok, mungkin sudah pulang. Besok kalau sudah OK bisa pulang," ujar Tim Dokter Kepresidenan Prof dr Azis Rani saat dikonfirmasi detikcom, Rabu (9/9/2015) malam.
Menurut Azis, JK tidak memerlukan perawatan khusus usai menjalani observasi kesehatan. "Nggak ada perawatan khusus," sebutnya.
JK diketahui datang ke RSCM usai acara bedah buku di gedung Magister Manajemen UI pagi tadi. JK memang diminta Tim Dokter Kepresidenan untuk singgah di RSCM untuk 'blusukan' sekaligus mengecek kesehatannya.
"Tim Kepresidenan sudah lama mengincar Pak JK agar bisa observasi sebab kalau tidak, maka tidak akan jadi dan selalu tak punya waktu," kata Juru Bicara Wapres JK, Husain Abdullah saat dikonfirmasi sore tadi.
Di RSCM, JK menjalani observasi medis secara menyeluruh dan diminta oleh dokter untuk beristirahat hingga sore hari.
Padahal jadwal JK hari ini padat yakni menjalani sesi wawancara dengan media Malaysia 'Bernama', menerima Dubes Turki, menghadiri acara Hari Olahraga Nasional di Istora Senayan termasuk kenerima perwakilan World Bank dan rapat dengan Presiden Jokowi.
Tim Dokter Kepresidenan Prof dr Azis Rani membenarkan kondisi kesehatan Wakil Presiden Jusuf Kalla yang sempat menurun. Dari hasil observasi, Wapres JK diketahui mengalami kelelahan dan butuh istirahat.
"Beliau memang perlu istirahat saja, kelelahan," ujar dr Azis Rani saat dikonfirmasi detikcom, Rabu (9/9/2015).
Observasi kesehatan terhadap JK dilakukan pagi tadi. JK menurut dr Azis memang rutin mengontrol kesehatannya.
"Beliau kan memang setiap waktu kontrol begitu, ya mungkin tadi kondisi lelah jadi istirahat," ujarnya.
Saat ditanya soal informasi pemasangan ring di jantung JK, dr Azis tidak menjawab lugas. "Saya bukan ahlinya," ujarnya menjawab dua kali pertanyaan yang sama.
Sementara pantauan di RSCM, kondisi di RSCM Kencana tidak begitu ketat penjagaan. Sejumlah mobil tampak terparkir di lobi. Pewarta belum mendapat keterangan resmi dari pihak RSCM.
"Kondisi beliau baik. Mungkin besok, mungkin sudah pulang. Besok kalau sudah OK bisa pulang," ujar Tim Dokter Kepresidenan Prof dr Azis Rani saat dikonfirmasi detikcom, Rabu (9/9/2015) malam.
Menurut Azis, JK tidak memerlukan perawatan khusus usai menjalani observasi kesehatan. "Nggak ada perawatan khusus," sebutnya.
JK diketahui datang ke RSCM usai acara bedah buku di gedung Magister Manajemen UI pagi tadi. JK memang diminta Tim Dokter Kepresidenan untuk singgah di RSCM untuk 'blusukan' sekaligus mengecek kesehatannya.
"Tim Kepresidenan sudah lama mengincar Pak JK agar bisa observasi sebab kalau tidak, maka tidak akan jadi dan selalu tak punya waktu," kata Juru Bicara Wapres JK, Husain Abdullah saat dikonfirmasi sore tadi.
Di RSCM, JK menjalani observasi medis secara menyeluruh dan diminta oleh dokter untuk beristirahat hingga sore hari.
Padahal jadwal JK hari ini padat yakni menjalani sesi wawancara dengan media Malaysia 'Bernama', menerima Dubes Turki, menghadiri acara Hari Olahraga Nasional di Istora Senayan termasuk kenerima perwakilan World Bank dan rapat dengan Presiden Jokowi.
Tim Dokter Kepresidenan Prof dr Azis Rani membenarkan kondisi kesehatan Wakil Presiden Jusuf Kalla yang sempat menurun. Dari hasil observasi, Wapres JK diketahui mengalami kelelahan dan butuh istirahat.
"Beliau memang perlu istirahat saja, kelelahan," ujar dr Azis Rani saat dikonfirmasi detikcom, Rabu (9/9/2015).
Observasi kesehatan terhadap JK dilakukan pagi tadi. JK menurut dr Azis memang rutin mengontrol kesehatannya.
"Beliau kan memang setiap waktu kontrol begitu, ya mungkin tadi kondisi lelah jadi istirahat," ujarnya.
Saat ditanya soal informasi pemasangan ring di jantung JK, dr Azis tidak menjawab lugas. "Saya bukan ahlinya," ujarnya menjawab dua kali pertanyaan yang sama.
Sementara pantauan di RSCM, kondisi di RSCM Kencana tidak begitu ketat penjagaan. Sejumlah mobil tampak terparkir di lobi. Pewarta belum mendapat keterangan resmi dari pihak RSCM.
No comments:
Post a Comment