Wednesday, September 9, 2015

Kepala Humas Pemkot Surabaya Alumni IPDN: Memang Ahok Malaikat?

Kepala Bagian Humas Pemkot Surabaya yang juga lulusan IPDN tahun 1998, Muhammad Fikser mengakui lulusan IPDN tidak ada yang sempurna dan bukan malaikat yang selalu benar. Tapi tidak berarti juga Gubernur DKI Basuki T Purnama atau Ahok bisa dengan mudah menyalahkan.

"Pak Ahok ini kalau saya lihat di media. Semua orang disalahkan dan semua disamakan. Seharusnya tidak begitu. Memang Ahok malaikat?" ujar Fikser, Rabu (9/9/2015).

Ia menegaskan, seluruh lulusan IPDN yang ada di Pemerintah Kota Surabaya bekerja dengan keras dan tulus. Fikser mencontohkan, Lurah Mojo Maria Agustin yang sudah 8 tahun menjabat dan diapresiasi warganya. 

"Artinya, kalau warga nggandoli berarti kan kinerjanya baik dan beri pelayanan yang baik," tegas dia.

Alumus IPDN yang pernah menjabat Camat Sukolilo ini juga berharap pada Ahok, agar sebelum memberikan statement melihat duduk permasalahannya terlebih dulu. 

"Kalau memang ada yang salah di lingkungan kerjanya Pak Ahok jangan disamakan lalu institusi itu dibubarkan. Wong kita dibentuk dengan Undang undang, dasar pembentukan Undang undang, kalau mau dibubarkan ya pakai undang undang," terang dia.

"Kalau beri statemen, mbok yo seperti pemimpin, harus dilihat dulu. Tidak bisa masalah disamaratakan. Piye to," pungkas Fikser.

Sebelumnya, Ahok mengusulkan pada Presiden Jokowi untuk membubarkan IPDN karena tes masuk di sekolah pamong praja ini tak beres. 

No comments:

Post a Comment