Ketua fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPRD DKI Selamat Nurdin (berdiri) bersama Wakil Ketua DPRD DKI Ferrial Sofyan (duduk di belakang kanan Selamat) dan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama saat menghadiri buka puasa bersama di rumah dinas Gubernur, di Jalan Taman Suropati Nomor 7, Jakarta, Kamis (9/7/2015).
Ketua DPW Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DKI Jakarta Selamat Nurdin mengatakan, partainya memiliki mekanisme tersendiri dalam mendukung calon kepala daerah. Salah satunya adalah dengan memperhatikan kualitas incumbent.
"Kalau PKS itu kan kita prosesnya harus berdasarkan hasil survei lalu melihat kebutuhan masyarakat dan kualitas incumbent.Incumbent juga kami perhitungkan loh, jangan salah. Kalauincumbent dirasa baik ya kita dukung," ujar Selamat di gedung DPRD, Jalan Kebon Sirih, Kamis (17/9/2015).
Selamat mengatakan, itu artinya PKS bisa saja mempertimbangkan untuk mendukung Gubernur Basuki Tjahaja Purnama yang merupakan incumbent. Akan tetapi, hal tersebut jika incumbent dinilai berkinerja baik.
Selamat mengatakan, sikap Ahok (sapaan Basuki) selama ini yang kerap melontarkan komentar kasar tidak menunjukan sikap yang baik. Hal itu yang membuat PKS enggan mendukung. Sebab, bagaimanapun juga, seorang Gubernur harus bisa bekerja sama dengan legislatifnya. Bukan malah menuduh sembarangan.
Selamat juga mengatakan, seorang Gubernur seharusnya bisa menjaga diri untuk tidak melontarkan komentar yang meresahkan masyarakat. Cara Ahok untuk mengomentari sebuah masalah dinilai masih kurang bijak.
"Jadi dia mancing kan dengan soal hewan kurban kemarin lalu minuman keras. Terlalu kontroversi seperti hendak membangunkan macan yang sedang tidur," ujar Selamat.
Seandainya Ahok bisa meninggalkan sikap tersebut, Selamat mengatakan, bukan mustahil PKS akan tegas mendukung. Meski demikian, Selamat sendiri tidak yakin Ahok dapat berubah. Sebab, semua hal tersebut tampaknya sudah menjadi gaya dan ciri khasAhok dalam menyikapi permasalahan.
"Kalau kaya timbangan, beda berat positif dan negatifnya dia itu terlalu ekstrim. Coba kalau seimbang dan enggak seekstrim itu," ujar Selamat.
Ketua DPW Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DKI Jakarta Selamat Nurdin menilai, kedatangan Sandiaga Uno ke Fraksi PKS di DPR RI bukan berarti bentuk dukungan PKS terhadap Sandiaga yang akan maju dalam Pilkada DKI Jakarta 2017. Dia mengaku juga tidak tahu apa yang dibicarakan Sandiaga dengan kader PKS di sana.
"Di sana (Fraksi PKS) setahu saya diskusi kondisi ekonomi Indonesia. Berbicara apa di sana, itu yang enggak tahu, soalnya enggak datang ke sana aku," ujar Selamat, di Gedung DPRD DKI, Kamis (17/9/2015).
Selamat mengatakan, PKS belum membicarakan Pemilihan Gubernur DKI 2017. Fokus utama partai saat ini adalah membentuk kepengurusan baru.
Selamat mengatakan, PKS belum membicarakan Pemilihan Gubernur DKI 2017. Fokus utama partai saat ini adalah membentuk kepengurusan baru.
Meski demikian, Selamat mengaku senang dengan mulai munculnya nama-nama pesaing Basuki Tjahaja Purnama pada Pilgub 2017. Bukan hanya dari PKS melainkan juga dari partai-partai lainnya.
"Tapi kita senang udah muncul banyak nama," ujar Selamat.
Sebelumnya, pengusaha yang juga Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Sandiaga Uno menyambangi Fraksi PKS di DPR RI, Rabu (16/9/2015). Nama Sandiaga sebelumnya sempat digadang sebagai salah satu bakal calon gubernur DKI Jakarta yang akan diusung PKS. Sandiaga juga dianggap sebagai salah satu pesaing Gubernur DKI Jakarta saat ini, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.
Seusai bertemu Fraksi PKS, Sandiaga Uno, menyatakan diri siap maju sebagai bakal calon Gubernur DKI Jakarta.
"Tapi kita senang udah muncul banyak nama," ujar Selamat.
Sebelumnya, pengusaha yang juga Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Sandiaga Uno menyambangi Fraksi PKS di DPR RI, Rabu (16/9/2015). Nama Sandiaga sebelumnya sempat digadang sebagai salah satu bakal calon gubernur DKI Jakarta yang akan diusung PKS. Sandiaga juga dianggap sebagai salah satu pesaing Gubernur DKI Jakarta saat ini, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.
Seusai bertemu Fraksi PKS, Sandiaga Uno, menyatakan diri siap maju sebagai bakal calon Gubernur DKI Jakarta.
No comments:
Post a Comment