Tuesday, September 15, 2015

Sepak Terjang Ridwan Kamil-Oded 2 Tahun Pimpin Bandung

 Hari ini genap dua tahun Kota Bandung dipimpin oleh Wali Kota Bandung Ridwan Kamil dan Wakil Wali Kota Bandung Oded M Danial. Perbaikan sudah bisa dinikmati, namun pe-er reformasi birokrasi dan pembangunan pun menumpuk.

Detikcom mencatat peristiwa dan kebijakan Pemkot Bandung yang sempat membuat heboh di tahun 2015 ini yakni Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB). Pria yang akrab disapa Emil itu mendapat protes keras dari orang tua murid. Kehebohan PPDB sempat juga meramaikan media sosial.

Soal Bandung Teknopolis juga sempat ramai, karena pembangunan perumahan Summarecon di kawasan Teknopolis yang belum mengantongi izin.

Masalah sosial yang muncul di tahun 2015 ini soal razia di kawasan eks prostitusi Saritem. Kala itu Polisi menjaring ratusan PSK Saritem saat sedang melakukan transaksi seksual.

Di tahun 2015, Emil beserta jajarannya juga dinilai berhasil menjadi tuan rumah konferensi Asia Afrika. Selain itu inovasi terbaik dari dinas yakni munculnya Perizinan Online dari Badan Pelayanan Perizinan Terpadu (BPPT).

Kota Bandung juga sering memboyong penghargaan. Baik yang secara langsung berwujud piala atau plakat, maupun yang tidak berwujud. Yang sering disebut-sebut Emil, yakni soal apresiasi Ombudsman yang memberikan rapor hijau dan penghargaan dari KPK sebagai Kota yang paling aktif dalam pemberantasan korupsi.

Soal transportasi, Kota Bandung masih belum menunjukan kemajuan. Terutama transportasi massal. Emil belum bisa menghadirkan monorail dan cable car. Sementara angkot, bus dan taksi belum bisa melayani masyarakat dengan baik. Namun inovasi bus sekolah dan Damri gratis tiap Senin-Kamis untuk pelajar cukup diapresiasi masyarakat.

Misi tahun ketiga Emil dan Oded yakni bebenah transportasi dan mengatasi Banjir. Emil mengklaim di tahun ini jalan bolong sudah relatif berkurang, begitupun sampah.

"Saya sesuai janji RPJMD saja, jalan bolong dan sampah itu tahun sekarang. Kan jalan bolong sudah relatif berkurang, sampah berkurang. Tahun depan fokus banjir, sekarang mungkin transportasi sudah masuk awal, nah 2017 mulai terasa berkurang," ucapnya.

Lalu bagaimana pendapat anda soal kepemimpinan Emil Oded dua tahun ini?

No comments:

Post a Comment