Thursday, January 21, 2016

Resmikan Kereta Cepat, Jokowi: Ini Kerjasama Besar Indonesia-China

Resmikan Kereta Cepat, Jokowi: Ini Kerjasama Besar Indonesia-China
Bandung -Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyebut proyek kereta cepat (High Speed Train/HST) rute Jakarta-Bandung sebagai kerjasama besar antara Indonesia dan China.

Pembangunan kereta cepat ini, lanjut Jokowi, merupakan tindak lanjut dari pertemuan antara dirinya dengan Presiden China, Xi Jinping pada akhir 2014.

"Ini adalah kerja sama besar antara pemerintah Indonesia dan China," kata Jokowi di lokasi groundbreaking kereta cepat di kawasan Walini, Kecamatan Cikalong Wetan, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, Kamis (21/1/2016).

Setelah pertemuan pada akhir 2014 itu, lanjut Jokowi, pemerintah Indonesia mengambil berbagai langkah percepatan seperti perizinan agar proyek kereta cepat Jakarta-Bandung bisa groundbreaking hari ini.

Proyek kereta cepat dinilai sebagai simbol kecepatan pemerintah dalam mengambil keputusan.

"Negara yang punya kecepatan dalam memutuskan, kecepatan dalam membangun itu lah yang akan menang dalam persaingan antar negara. Kereta cepat ini adalah untuk mencapai kecepatan yang saya bilang," sebutnya.

Eskavator Pindad Mejeng di Groundbreaking Kereta Cepat JKT-BDG
Jakarta -Pembangunan proyek kereta cepat Jakarta-Bandung diresmikan Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada hari ini. Groundbreaking ditandai oleh pengerukan tanah oleh eskavator buatan Bandung yang diproduksi oleh PT Pindad (Persero).

Eskavator berwarna merah ini juga sebelumnya menandai dimulainya proyek Light Rail Transit (LRT) yang menghubungkan Cawang dan Cibubur tahun lalu.

Eskavator Pindad


Groundbreaking berlangsung di kawasan Walini, Kecamatan Cikalong Wetan, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat.

Titik tempat groundbreaking berada di lahan perkebunan teh Walini milik PT Perkebunan Nusantara (PTPN) VIII.

Kawasan Walini menjadi salah satu stasiun yang dibangun berkaitan proyek kereta cepat Jakarta-Bandung yang memiliki jalur sepanjang 142 kilometer (km). Rute kereta dimulai dari Halim (Jakarta) hingga Tegaluar (Kabupaten Bandung). Kereta tersebut digadang-gadang bekecepatan 350 kilometer per jam.

No comments:

Post a Comment