Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Tito Karnavian menunggu janji Gubernur DKI Jakarta Basuki "Ahok" Tjahaja Purnama memasang 6.000 kamera closed circuit television (CCTV) di Jakarta.
"Khusus di ruang publik, saya minta pada Pemda dengan PakAhok agar program beliau yang 6.000 CCTV dibuat," kata Tito di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (5/2/2016).
Selain itu, juga dibangun pusat komando pengendali kamera CCTV tersebut. Polisi juga diberikan koneksi di pusat pengendalian.
"Sehingga kami juga bisa mengakses 6.000 CCTV di Jakarta," tambah Tito.
Tito menilai pemasangan CCTV di Jakarta mendesak. Satu di antaranya melihat efektivitas CCTV di Gedung Jaya merekam penyerangan teroris di Thamrin.
"Gambaran menyeluruh bukan dari saksi, bukan dari anggota di sana. Gambaran menyeluruh ketika melihat CCTV," tegas Tito.
"Khusus di ruang publik, saya minta pada Pemda dengan PakAhok agar program beliau yang 6.000 CCTV dibuat," kata Tito di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (5/2/2016).
Selain itu, juga dibangun pusat komando pengendali kamera CCTV tersebut. Polisi juga diberikan koneksi di pusat pengendalian.
"Sehingga kami juga bisa mengakses 6.000 CCTV di Jakarta," tambah Tito.
Tito menilai pemasangan CCTV di Jakarta mendesak. Satu di antaranya melihat efektivitas CCTV di Gedung Jaya merekam penyerangan teroris di Thamrin.
"Gambaran menyeluruh bukan dari saksi, bukan dari anggota di sana. Gambaran menyeluruh ketika melihat CCTV," tegas Tito.
No comments:
Post a Comment